MEMPERCEPAT PROSES PERKARA PIDANA

JALUR KHUSUS UNTUK MEMPERCEPAT PROSES DAN BIAYA RINGAN. Jika pada saat terdakwa dibacakan dakwaannya oleh penuntut umum sebelum perkara dilimpahkan ke pengadilan mengakui seluruh perbuatan yang didakwakan, maka penuntut umum membuat berita acara dan melimpahkan perkara ke hakim tunggal. Pidana yang dijatuhkan tidak boleh lebih dari 2/3 maksimum. Hakim dapat menolak jika ragu pengakuan terdakwa. Ternyata di Jepang juga ada sidang kilat dengan hakim tunggal yang sidang berlangsung kira-kira satu jam saja (jadi, benar-benar berlaku speedy trial atau contante justitie)

PELAYANAN KEPADA PENCARI KEADILAN
Pasal 11 RUU-KUHAP :
  • Jika penyidik dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari setelah menerima permintaan untuk mulai melakukan penyidikan dari penuntut umum sebagaimana dimakasud pada ayat (9) tidak melakukan penyidikan, maka pelapor atau pengadu dapat memohon kepada penuntut umum untuk melakukan pemeriksaan dan penuntutan.
  • Jika penuntut umum berpendapat bahwa kasus itu memang bukan kasus pidana, maka dia memberitahu dan memberi petunjuk kepada pelapor untuk menempuh jalur hukum lain, seperti gugatan perdata, tatausaha Negara dst. Hal ini merupakan pencerahan hukum kepada masyarakat
  • Turunan hasil pemeriksaan sebagaimana dimaksud pada ayat (11) penuntut umum wajib menyampaikan kepada penyidik.

SIDANG PENGADILAN MENGARAH KE ADVERSARY SYSTEM (BERIMBANG) YANG MENENTUKAN SALAH TIDAKNYA TERDAKWA IALAH SIDANG PENGADILAN BUKAN BERITA ACARA

Penuntut umum menentukan saksi mana yang lebih dulu diperiksa dan di cross oleh penasihat hukum. Penasihat hukum dapat mengajukan saksi baru yang meringankan dan penuntut umum dapat menambah saksi baru juga untuk membantah keterangan saksi yang diajukan penasihat hukum itu. Hakim dapat menolak penambahan saksi baru jika berpendapat hasil pemeriksaan sidang sudah sangat jelas terbukti tidaknya dakwaan penuntut umum.