I LOVE PERADI

Saat Ini ingin mengatakan I love Peradi,,, mengapa ...! karna sebagai salah satu wadah tunggal bagi Advokat yang diamatkan oleh Undang-undang Advokat No. 18 Tahun 2003 dan diakui keabsahan kedudukannya oleh Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung.

Para personil Pengacara Indonesia merupakan produk Peradi yang lahir sebagai anak ke 3 Peradi. intinya para advokat disini diterbitkan oleh Peradi pada tahun 2008 lalu dan sudah beracara di berbagai Pengadilan di Indonesia, seperti yang tegas-tegas di tuangkan dalam UU No. 18 adalah orang yang berprofesi memberi jasa hukum baik di dalam maupun di luar pengadilan yang memiliki persyaratan berdasarkan ketentuan Undang-Undang ini.




Apakah Multi bar konstitusi menjamin kemerdekaan berserikat ?  Ironisnya jika kedua pertanyaan ini dijadikan polling untuk menentukan suara terbanyak, dapatkah dibayangkan dan akan hal itu dijadikan acuan jika terjadi.

Di dunia dikenal beberapa bentuk bar association untuk Advokat yaitu  : 
  1. Single bar association  yaitu hanya ada satu organisasi Advokat dalam suatu yurisdiksi ( wilayah hukum dalam suatu negara )
  2. Multi bar association yaitu terdapat beberapa organisasi advokat yang masing-masing berdiri sendiri
  3. federation of bar associations yaitu organisasi-organisasi advokat yang ada bergabung dalam federasi di tingkat nasional, dalam hal ini sifat keanggotaannya adalah ganda, yaitu pada tingkat lokal dan nasional.
Meninjau dan menelaah dengan memperhatikan Undang-undang Advokat No . 18 Tahun 2003 adalah sumber utama dan modal utama bagi para advokat, mau atau tidak undang-undang tersebut tercipta karna para advokat ditahun itu.