DOKUMENTASI TKI


TERMINAL 4 BANDARA SOEKARNO HATTA, tempat berlabuhnya pendataan para TKI yang berperan penuh BNP2TKI, sebut saja BPK, kepulangan TKI begitu turun dari terminal 2 atau 3 yang kemudian ditransfer ke gedung BPK untuk di data dan diantar pulang kerumah dengan alasan untuk keamanan TKI. 

Petualangan Pengacara Indonesia dan Advokat Pejuang AAI sempat menjelajahi tempat pendataan buat para TKI dan terjun langsung untuk menangani para TKI khususnya hanya untuk kliem asuransi secara cuma-cuma tanpa dipungut biaya, kami yang kebetulan untuk menjaga dan selalu mendapatkan ship malam merasakan begitu lemahnya para TKI untuk permasalahan kliem asuransi, TKI dengan polah pikir yang sederhana selalu tersenyum dengan seksama, apa yang seharusnya terjadi maka terjadilah, jika ia menangis karna haru maka terharulah, 

Kalau ada yang beranggapan bahwa TKI adalah PAHLAWAN DEVISA itulah yang memang terjadi julukannya, tetapi dari surver yang terjadi dilapangan bahwa kebanyakan TKI tidak mempunyai pilihan kerja yang layak untuk kesejahteraanya, bagaimana tidak ?? kerjaan di Indonesia juga sulit, TKI yang kebanyakan berlatar pendidikan SD, SMP, dan minim sekali yang sampai SMU, dan bahkan ada yang SD saja tidak tamat serta tidak bisa membaca dan menulis. tetapi anehnya para TKI itu sudah banyak yang tersebar di luar negeri sana.

Tugas kami sebagai pendamping TKI tujuannya hanya untuk mendapatkan Hak asuransinya, awal mula pendampingan dari hari ke hari dan minggu pertama begitu banyak kejanggalan yang disebut2 kebijakan asuransi buat para TKI, kamipun selaku kuasa hukum TKI kerapkali sering mengalami perdebatan oleh petugas asuransi yang berpedoman pada polis dan buku panduan mereka (berdasarkan polis yang terkandung permen 07) dalam prosesnya dilapangan sangat berbeda yang kami alami.

Banyak TKI yang tidak mengetahui tentang asuransi dan kalau dirinya memang merupakan anggota asuransi, dan mengapa kebanyakan TKI ini tidak mengetahuinya ? kebanyakan PJTKI atau PT. yang memberangkatkan tki tidak memberitahu kalau pentingnya akan asuransi, bahkan ada sebagian PT itu yang memberangkatkan TKInya tanpa asuransi, hal ini sangat merugikan untuk para TKI.

3 bulan lamanya kami bertugas hanya untuk mendapatkan kepastian hukum agar para TKI mendapatkan hak asuransinya, perubahan dari pihak asuransipun kini semakin dekat dengan harapan kami intinya agar ketika para TKI mengajukan Kliemnya janganlah dipersulit...! perjuangan kami memperjuangkan standarisasi hal mana TKI mendapatkan asuransinya, tetapi untuk para pejuang TKI tidak akan ada akhirnya... karna kami selaku para petugas yang mendampingi TKI merasa bahwa TKI tidak akan kuat selama tidak didampingi oleh kuasa hukumnya.

Dengan tabah para TKI bekerja tanpa mengenal waktu, kadang malam dijadikan siang tuk melayani para majikan mereka, salah sedikit mendapatkan ocehan rimba yang membuat suasana menjadi sengsara di telinga mereka, tetapi,,,,, begitulah TKI jalan kisah sedih ceritanya, dan anggapan saya merupakan pekerja hebat serta manusia-manusia kuat, begitulah kami menyebutnya.
     


DOKUMENTASI PETUGAS AAI, ANAK TKI, PETUGAS ASURANSI



TERUNTUK  AAI,,, ASURANSI,,, DAN TKI KU

Aku ingin bercerita tentang semua hal yang ada dipikirku
Tentang senja yang terlewati di BPK Selapanjang waktu itu
Tentang do’a para TKI yang menyentuh hati begitu teduh
Tentang Advokat AAI dalam pendampingan yang tercipta seketika
Juga tentang Kliem Asuransi yang mennyayat hati untuk keadilan para TKI…

Ada kisah yang terharu bagi Advokat AAI memanjakan TKI
Ada rasa yang tersentuh dan takkan terbuang sia - sia
Tapi layaknya aku hanya ingin kau kembali dalam pelukan keluargamu... TKI KU…
Aku sakit terlebih sakit untuk mendengar semua keluhanmu..
demi rasa setiap detik tak pernah berubah  menjadi TIDAK
kemudian perlahan kutuangkan semangat  pejuang dihatimu...

Ada cerita menyesali hati dikemudian hari nanti
Tentang ruangan kecil yang kusebut pendataan untuk namamu..
Tentang pelayanan tak layak pelepas lelah temanimu..
Ada waktu yang terkenang dan tertimbun untukmu waktu itu
Ada tangis bahagia atau makian majikanmu yang tertanam saat itu..
Ada tamparan dan pukulan bijaksana pengalaman mengajarimu..
begitu ngawur..
Tapi sepertinya aku harus menulisnya dalam ingatanku... TKI ku…

Terbantah-bantah kuharus mengerti tentang kisahmu
Tentang sikap melayanimu  yang tiap kali berubah - ubah
Ketika ingatanmu yang begitu menakutkan menjelma
Aku benci diskriminasi TKI... aku muak dengan ini..
aku menangis tak selayaknya manusia bumi..
kuyakin kau luka dan akan sembuh dengan waktu..
dengan sakit terkhianati.. dengan kebohongan yang kau nikmati
dan dengan pelayanan asuransi yang sembilu pura-pura lugu..

Telah kutebaklah isi hatimu..? dan tak kuragukan keteguhanmu
Tak ada yang pasti saat hidupmu mulai melelah menilai semua,,
Kurasakan menggigil  dalam sentuhan luka yang tercipta
Tapi aku hanya bisa berjuang mengkliem asuransi  dalam  do’a harapan kecilmu.. TKI ku...

Tanggeran 8 agustus 2012
 

Oktawiyadi